Maninov eps. 12 (terakhir… !!)

1 Comment

Ethic
-> awareness, sensibility, belief, attitude, and knowledge about RIGHT & WRONG and DOING THE RIGHT THINGS

knapa perusahaan perlu etika??
1. Karena kesejahteraan kita, basisnya adalah modal maya (virtual capital) yaitu:
– modal intelektual (kecerdasan)
– modal sosial (mampu kerja sama)
– modal etikal
– modal semangat

kalo mau korupsi berjamaah, cukup modal (1) dan (2)…

Modal mental tentang bisnis..
Bisnis = BUKAN tempat cari keuntungan…

hoho…
cemna?!? bingung kan?!?
coba liat beberapa visi dari perusahaan2 terkenal..
‘ To bring happiness to millions and to celebrate, nurture, and promulgate ‘wholesome American values’ ( Walt Disney)
Hewlett-Packard Company should be managed’ first and foremost to make a contribution to society’
We are in the business of preserving and improving human life. All our actions must be measured by our success in achieving this goal. ( Merck& Company, Internal Management Guide, 1989)

“Being In Business Is Not About Making Money, It Is A Way To Become Who You Are ( Paul Hawken).”

Modal mental tentang pekerjaan..
ada 3 level mental orang2 terhadap pekerjaan (dari lowest level ke highest level):
– pekerjaan as a JOB
– pekerjaan as a CARRIER
– pekerjaaan as a CALLING (panggilan)

ada sebuah artikel di PlayBoy, mereka mensurvei (bikin polling) 1550 orang dengan pertanyaan “What are u going to do after graduation?”. Mereka dikelompokkan berdasarkan jawaban:
Kel.1: Make Money then do important thing = 87 %
Kel.2: Do What is Important than make money = 13 %
Setelah 10 tahun, orang2 yang sama di survei lagi asset2 yang mereka udah miliki..
hasilnya: dari 1550 orang ada 101 orang yang jadi jutawan, dengan pembagian sbb: 1 orang dari Kel.1 dan 100 orang dari Kel.2….
<heran nih eike… hebat jg pak Raka bisa tau informasi2 kyk gini,, ntah dari mana2 aja ya didapatnya…>
Judul artikel di PlayBoy itu: Do what u love, Love what u do…

jadi bisa disimpulkan, kira2, 100 orang itu bisa jadi jutawan karena dia mencintai dan menyenangi pekerjaannya dan uang2 itu datang sebagai dampak/akibat dari ketulusannya bekerja..

orang, kalau dari awal motivasi/pikirannya udah mau terkenal aja, justru bisa gagal.. (terkenal = famous)
banyak orang terkenal yang kalo diwawancara, pasti jawabannya: saya juga ga pernah berpikir sampai seperti ini sebelumnya..
contohnya: pelukis yang melukis karena melukis itu hidupnya rata2 jadi orang terkenal, tapi pelukis yang dari awal udah mikir melukis supaya terkenal (mikirin bakal terkenal/ga) pada umumnya ga berhasil…
contoh lainnya: Ibu Theresa.. mana ada dulu dia mikir nolong orang supaya dapat nobel..

They just do what they love…

2. Karena kita masyarakat manusia…
THE ‘ETHICS CHECK’ QUESTIONS:
1. Is it legal?
Will I be violating either civil law or company policy?
2. Is it balanced?
Is it fair to all concerned in the short term as well as the long term? Does it promote win-win relationships?
3. How will it make me feel about myself?
Will it make me proud?
Would I feel good if my decision was published in the newspaper?
Would I feel good if my family knew about it?

Beberapa ‘Keberatan ’ untuk berbuat Etis:
1. Kadang-kadang seperti makan buah simalakama. Merasa ‘harus’ berbuat tidak etis supaya tugas selesai atau tujuan tercapai.
2. Kalau bertindak etis, kalah dari saingan.
3. Kalau bertindak etikal malah diolok-olok orang; yang tidak etis malah memetik buahnya.
4. Lagi pula, kalau bertindak tidak etikal , ‘toh’ tidak ada yang dirugikan ( win-win solution lah)
5. ‘Awak ini apalah’, menjadi orang etikal sendiri tak akan mengubah keadaan.

Quotes of the day::
1. Every Problem Can Be Solved If You Take Some Quite Time To Reflect, Seek Guidance, And Put Things Into Perspective

2. Nice Guys May Appear to Finish Last, But Usually They’re Running In A Different Race

3. No One Can Make You Feel Inferior Without Your Permission

4. You Can’t Expect An Empty Bag To Stand Up Straight

5. There Is No Pillow As Soft As A Clear Conscience

6. It Is Better To Light One Candle Then Curse The Darkness

7. You Don’t Have To Cheat To Win

8. There Is No Right Way To Do The Wrong Things

9. Being In Business Is Not About Making Money, It Is A Way To Become Who You Are

10. Managing Only for ProfitIs Like Playing Tennis With Your Eye On The ScoreboardAnd Not On The Ball

Nahhh… sampailah sudah kita di penghujung kuliah.. ini adalah postingan TERAKHIR dari kuliah Maninov.. karena kuliahnya dah selesaii… waaa,, bahkan nilainya udah keluar,,, waaawww….
maap ya telat ngepost 2 yang terakhir ini,, ada aja yg nghalangin.. tapi akhirnya kelar juga..

THANKS TO:

Pak Gede Raka, sebagai dosen Manajemen Inovasi yang udah begitu baik dan perhatian kepada mahasiswa2nya.. yang menghargai mahasiswanya setinggi yang bisa dia berikan.. dan menjadi inspirasi..
sluruh postingan di tiap episode Kuliah Maninov ini adalah isi kuliah yang dia berikan..
teman2kuw yang disebutkan sengaja maupun tidak di postingan,,
Raja Simarmata yang terlihat sangat tertarik ama kuliah ini dan sepertinya ngikutin dari awal ampe akhir,, (whoi, Ja! Kena kau rasa ya isi kuliahnya?? hehe)
teman2 yang dikenal maupun tidak yang udah mau baca dan bahkan ngasi comment… (hehe.. at least ga sepi2 kali lah..)

waaaa…. senangnyaaaaa….

Maninov eps. 11

Leave a comment

Pak Raka ngerekomendasikan buku “Banker to the Poor” by Muhhammad Yunus.. Muh. Yunus peraih Nobel Perdamaian 2006 atas usahanya mengentaskan kemiskinan.
Dia perintis program kredit kecil bagi penduduk miskin Bangladesh. Katanya, perdamaian ga bisa diwujudakan kalau penduduk masih belum keluar dari kemiskinan.

Kalau misalnya kita punya ide untuk bikin bisnis sendiri maka kita harus menstrukturisasi ide tersebut sehingga plan nya jelas dan kita bisa mengidentifikasi risiko nya dengan Business Plan..

Business Plan

Konten business plan antara lain:
– introductory page
– executive summary
– industry analysis
– description of venture
– production plan
– marketing plan
– organizational plan
– assessment of risk
– financial plan
– Appendix
ntar deh, dikasi file2 nya.. biar lebih jelas..

Persaingan di masa depan banyak bersaing di menurunkan fixed cost.. karena fixed cost, ada kerjaan ato ga, harus ngeluarin duit.. mungkin bisa dimulai dengan berhemat air dan listrik kali ya..
bisa juga dengan outsource (kalau butuh baru gunakan, misalnya tukang bersih2) sehingga bisa memindahkan fixed cost menjadi variable cost.. jadi ga perlu mempekerjakan tukang bersih2 jd pegawai, melainkan nyewa aja tiap minggu  gitu,, tapi semuanya itu tergantung sikon sih.. jadi sblm mutusin mw outsource atau hire, ya itung -itung sendiri aja..

pentingnya assessment of risk adalah kita bisa ngebayangin apa2 aja yang bikin bisnis itu ga jalan.. dan dampaknya juga..
economic animal” istilah untuk pengusaha2 yang ga peduli ama lingkungan demi meraup keuntungan sebesar2nya..

Beberapa sumber dana yang bisa di pakai untuk memulai bisnis:
– uang sendiri
– minjem dari bank
– investor independen
– venture capital (hyperlinkin…)

Leadership

Sekarang kita bicara ttg leadership.. jadi teringat dulu pas nyusun2 materi LKO buat anak2 UKSUers 2006.. huehehe..

What is the difference between “management” and “leadership”? (atau lebih simpelnya beda pemimpin dan manajer)

Manajer               vs        Pemimpin
(do things right)            (do the right things)
– administrasi                – inovasi
– perawatan                    – pengembangan
– sistem/struktur           – orang
– jangka pendek             – jangka panjang
– bagaimana                   – apa/mengapa
– kepatuhan                    – komitmen
– pengendalian               – pemberdayaan

BUT, manajemen dan leadership ga bisa dipisahin.. hanya saja banyak orang yang lebih mementingkan manajemen dan melupakan leadership..

apa sih emangnya ciri2 orang sebagai pemimpin, ga cuma manajer biasa??
kita dikasih study case:
1. Manajer bank 1
Manajer ini kalau mau ke kantor tiap hari, dia jalan lurus2     aja,, jalan cepat2, tanpa noleh kiri kanan..   Satpam yang     negur dia pun ga dipeduliin.. Pokoknya dalam hatinya gini     kali ya: “aku kan bos, kamu kan cuma satpam, ngapain aku     harus hormat2 ama kamu..”
2. Manajer bank 2
Manajer yang ini, kalau mau ke kantor tiap hari, dia jalan     lurus dan cepat juga, tapi sambil noleh ke pak satpam dan     bilang “selamat pagi pak.. wah, cerah sekali wajahnya…     lagi senang nih tampaknya…”
terus bikin kopi sendiri karena beranggapan kalau Office     Boy hanya sebagai orang yang membantu  bikinin kopi        kalau kita benar2 ga punya waktu buat bikin kopi..
terus, nyapa tukang sapu, just say “Hi.. apa kabar..”

Kayaknya uda jelas kan perbedaan manajer dan pemimpin?!?
Leadership yang dimaksud disini adalah kepemimpinan transformasional..
Jadi kepemimpinan itu ada dua: Transaksional dan Transformasional.. nah, yang transaksional itu contohnya manajer bank 1.. dia menganggap bank tempatnya kerja adalah tempat bertransaksi, bank butuh kepintaran dan manajerialnya, dia butuh uang/gaji.. lets do it..
gitu doang..
sikap2 itu menunjukkan gejala “attention deficit” -> tidak menunjukkan sikap2 bahwa kita perhatian ama orang.. inilah yang sering juga jadi masalah di rumah tangga atau kehidupan berpacaran.. hehe
Selain itu, bedanya kepemimpinan transaksional dari kepemimpinan transformasional adalah manusia dianggap sebagai input, sama seperti modal, mesin, material dsb,, sementara di kepemimpinan transformasional, manusia dianggap bagian dari suatu komunitas.. human being.. jadi pekerja dan perusahaan harus sama2 bertransformasi menjadi lebih baik, jangan cma perusahaannya aja..

apa beda simpanse ama manusia padahal keduanya punya persamaan DNA 98.4%?
perbedaan 1.6% itu adalah konsep hidup bermakna.. artinya, manusia melakukan suatu pekerjaan karena ada maknanya buat dia dan sekitarnya (ngerti gitu KNAPA mlakukan sesuatu, apa akibatnya, dsb).. kalau monyet?!?
ntar deh di episode selanjutnya, dijelaskan tentang mentalitas pekerjaan..

quotes of the day:
– “mulailah sesuatu dengan HATI.. (Do it with ur heart)
– “lakukan sesuatu hal karena kamu MAU melakukannya, bukan karena kamu orang yang patuh..
– “Jujur lah karena kamu percaya jujur itu penting, bukan karena kitab sucimu berkata demikian

BULE GILLLAAAK….

9 Comments

ahaha penasaran ya ama judulnya?
gini ceritanya..
abis pulang kantor nih, ceritanya aku ama nise mw jalan ke Ambassador.. pas nise lagi tawar menawar ama si penjual baju, aku liat2 ke kios yang lain, trus pas mw balik ke nise lagi, eh papasan ama bule, ga ganteng kok, bule2 alzajair gitu mana ada yang ganteng..

trus dia langsung bilang gini: “ouw, sorry.. (agak2 tabrakan gitu dikit critanya, RED).. can u speak english?” buset.. langsung nyerocos aja tanpa jeda..

terus gini percakapannya (berhubung punya “short memory loss syndrome”, kyk ginilah KIRA2 percakapannya, ga gitu ingat soalnya apa aja n urutannya.. hehe..

BuGil: what’s ur name?
iyet: Elisa
BuGil: U’re very beautiful..yah..  (muncungmu itu, cantik dari mana??)
iyet: thank u very much.. (sambil “GubRakkk!!” dalam hati)
BuGil: where do you live in Jakarta?
iyet: asem baris (sambil bingung gt menjelaskan daerahnya)
BuGil: what do u do?
iyet: I’m a student
BuGil: oya? where?
iyet: ITB
BuGil: what is it? (ya iyalah dia bingung,,)
iyet: i mean Bandung Institute of Technology
BuGil: oo bandung, i’ve just gone there last weekend, I wanna go there again this weekend..
iyet: o yeah?!? (terus?!?)
BuGil: so u’re Sundanese? or Javanese?
iyet: no, I’m Bataknese.. from Medan..
BuGil: ah.. Medan.. it’s a nice city..
iyet: have u been there?
BuGil: no..no.. I hear of it, but i do want to go there someday.. it’s a nice and small city..
iyet: no, it’s not small.. i think it’s a big city, like jakarta..
BuGil: oh.. ok.. (kyknya dlm hatinya: whateverr,,,)

trus ini nih bagian paling mengejutkan..
BuGil: so, do u want to go out with me? maybe we can have a dinner tonight.. o, i live here in Puri Casablanca,, not far from here, just 5minutes by walking..

GedubRAKK..!! mampus.. firasat buruk..
iyet: o, sorry, but i have an appointment with my friend..
BuGil: o,, maybe tomorrow, when u have free time??
iyet: (dah mulai mual2 n bingung mw jawab apa) sorry,, i think I can’t.. a,,ee,,mm,,,uu,,ee,,oo (tergagap2..)
BuGil: (like an expert, dia uda tw kl aku ga bisa diajak) o. ok, no problem, thank you.. take care..

trus dia pergi….

shiiiingg…………

BUSETT… Mang aku terlihat kayak perempuan yang bisa diajak2 gampang gitu ya?!? (kalian tau sendiri kan aku berpenampilan sehari2 gimana?!? ke kuliah, kmana2,, mana ada bagus2nya!!!)
sial.. mau ganteng ato ga, bule kyk gitu GA BANGET DEHH..

males bgt..

kau renungi dulu…

2 Comments

napa sih ukuran (parameter) “sukses” kebanyakan orang itu cuma uang, harta dan kekayaan?

> berapa mobil yang dia punya,,
> sebesar apa rumahnya,,
> apa jenis pekerjaannya,,
> di perusahaan MNC/NUMN mana dia bekerja,,
> berapa besar gajinya tiap bulan,,
> berapa income di luar gaji yang didapatnya tiap bulan,,
> sekolah di mana anaknya,,
> rangking berapa anaknya..

tau ga sih kl kesuksesannya itu merupakan awal kegagalan dari banyak orang termasuk bagi dirinya sendiri?

> makin banyak mobilnya, makin banyak dia gunakan BBM bersubsidi itu, makin parah polusi, makin macet jalanan….
> makin besar rumahnya, makin pengen penjahat ngerampok, makin ga peduli ama orang-orang yang susahnya minta ampun mw bikin rumah…. lagian, siapa yang tau juga kl listrik rumahnya juga ternyata nyuri?!?
> emang kalo tukang becak napa? profesi guru aja mengalami degradasi nilai… dulu guru itu dihormati.. profesi guru adalah profesi yang terhormat… sekarang?? apa gara2 semua orang udah sekolah trus nganggap remeh? dulu kan jaran yang namanya orang bersekolah…
> siapa yang tau juga kl perusahaan tempat dia bekerja itu udah buang limbah berbahaya dan merusak lingkungan, atau perusahaannya itu udah menindas kaum2 kecil demi dapat keuntungan sebesar-besarnya?
>percayalah, makin banyak uang yang kau punya, makin banyak kebutuhan hidupmu… orang miskin hanya butuh makan dan sekolah… orang kaya butuh ke salon tiap minggu, butuh beli sepatu mengkilat2, butuh beli handphone semahal-mahal gila.. butuh ini, butuh itu.. sementara orang miskin hanya menginginkan hal2 tsb..
> income diluar gaji… MLM?? bunga piutang?? hasil korup?? nipu??
> padahal sekolah ga menunjukkan anaknya itu bermoral ato ga,, padahal sekolah ga menunjukkan anaknya itu “berpendidikan” ato ga.. pendidikan dalam tanda kutip… bukan cuma sekedar sekolah… pendidikan hidup dan spiritual… (awas kalo ada yang menyamakan pendidikan spiritual dengan agama ya,,, it’s totally different..)
> padahal anaknya dapat ranking gara2 nyontek, ga jujur, bahkan dikatrol2 dengan les ini itu… pada kebanyakan sekolah, nilai tinggi diberikan pada orang-orang yang “safety player”.. patuh ke semuanya demi nilai.. padahal dibalik kepatuhan ada kebodohan…

apa sih beda sukses dan gagal??
ga ada bedanya!!
mereka itu saudara!!
yang satu adalah awal dari yang lain..

napa sih gitu??
apa sih ukuran “kebahagiaan” bagimu??
hal2 tersebut di atas??
jangan jawab ENGGA tapi kau masih ngomentarin orang2 yang “spesifikasi” nya seperti itu..

satu lagi…

tentang berbuat baik…
berbuat baiklah karena kau merasa harus berbuat baik…
bukan karena kitab sucimu berkata demikian

{{terinspirasi dari dosenku, keluargaku, tetanggaku,teman2ku, Richard Farson dan Ralph Keyes untuk bukunya “Dare to Make Mistakes”, orang-orang yang berpapasan di jalan, anak-anak yang busung lapar, anak2 yatim piatu, dan kalian}}

[[no offense, hanya sebuah perenungan panjang… kalo merasa, ya jangan marah, perbaikilah… kalo ga merasa, ya ngaca lah.. ]]

** aku merasa….. makanya kutulis….**

KaPee..!!

2 Comments

sesampainya di jakarta,, aku naek taksi ke kosan yang udah ditake ama nise,, kirain dia udah disana, eh malah aku dulu yg nyampe.. sempat kesesat juga gara2 salah informasi dikit dari nise,, (aku cuma modal peta yang digambarkan oleh ingatan nise,, hehe) tapi untungnya dapt tuh kosan dimana..

nyampe2.. uwahhh,, panasnya minta ampun,, kurasa bisa kurus tiba2 aku, keluar keringat terus,, nise datang, kami langsung ke carrefour, belanja,,

besoknya hari pertama kerja,,

<untung semuanya ramah2,, awa jd ga enak hati,,>… aku ditempatkan di prokek TTU Tuban, proyek untuk bikin terminal minyak di Tuban n pipa sampe ke surabaya.. aku masuk di bagian project controlnya,, sebuah bidang baru buatku,, mana baru rencana ambil kuliah manajemen proyek tahun depan lagi,, trus aku disuruh baca2 ttg proyek itu,, hari kedua juga,, jadi isinya cuma baca2,, sambil aku nyari2 masalah,. maksudnya nyari permasalahan buat di bahas di laporan KP gitu..

jadi ya gitu, berpetualang bersama Nise di Jakarta yang agak hina ini,, beda kali pun ama bandung,, di bandung masih jarang ada cowo2 nyuit2in,, disini?? engga bapak2, anak2 juga,, tapi yasuw lah,, tebel muka aja,,

eh, di Carrefour ada cerita lucu,, ada seorang ibu bersama suami dan mertua/mamanya gitu (orang cina.. sori buat yang cina,,) belanja sampe bernilai 500an ribu,, tp setiap barang yang dibelinya, diperiksa lagi harganya sesuai harga promosi di katalog carrefour, kalo ga sama, langung diprotesnya itu sama si kasir,, kasian kasirnya,, abis tu, dia bayar pake voucher 100rb sebanyak 5 biji,, kebanyang deh gimana kerasnya dia berusaha mencari voucher itu,, perang darah pun jadi. lucunya, sifat suami ama mertua/mamanya sama aja ama si ibu.. trus pas dah mw beres, si ibu langsung buka onde2 yang baru dibelinya,, dia ama suaminya langsung makan n ngunyah2 ga sabaran gitu,, sambil beberapa biji wijen nempel di sekitar bibirnya,, eughh,, aku ama nise langsung ketawa2 aja,,

banyak lah cerita lucu yang kami alamin selama 3 hari ini di jakarta, yang membuat kami berpikir, emg betullah jakarta ini aneh2 aja..

oiy, mudah2an KP nya lancar2 aja,, n yang paling penting laporan KP nya diterima dan dapat A,, hahahaha..