Akhir’ = Awal”

6 Comments

Semester ini berakhir sudah,, tinggal masa ujian dua minggu,, abis tu?!? Selamat datang tingkat 4..

Ga terasa,, benar2 ga terasa,,

abis ujian tanggal 30 mei, blom sempat bernapas, tgl 2 harus udah masuk kantor,, KP boy,, 2 bulan lagi,, mudah2an KP nya ga bikin bosen n byk yang bisa kudapat disana,,

oiy, akhirnya aku dapat tempat KP di IKPT (Inti Karya Persada Teknik),, Topiknya tentang Project Management,, jd bakal ikut proyek mereka yang ada disana, blajar ttg proyek n sgala macamnya, dan implementasi proyek tu gmana,,

Postingan kul maninov udah berhenti, n mungkin akan berganti jadi postingan kuliah laen.. Tapi, mudahan postingan itu membawa manfaat, minimal membuka wawasan kita,,

Tapi yang paling penting, aku uda ada “visi” ke depan.. 5 tahun lagi,, 🙂   let’s fight together..

Makanya judul postingan ini, akhir (pangkat 1) sama dengan awal (pangkat 2),, awal dari segala sesuatu yang lebih menantang dan baru dari sebelumnya, awal dari perubahan dalam hidup,,

Advertisements

Kuliah Maninov eps.10

9 Comments

Menurut Peter F. Drucker, Entrepreneurial Management untuk mendukung berkembangnya inovasi adalah:
1. policies
– kalo mau organisasi jadi inovatif, organisasi itu harus bersifat RECEPTIVE terhadap inovasi, WANT, REACH, and WORK for it..
– climate -> kalo organisasi melihat inovasi dianggap sebagai hal yang melawan arus, ga bakal ada deh inovasi itu..
– make innovation attractive for managers

2. staffing
– the issue is not to find man with certain personality, but to find people who want to learn, work hard, persistence, self-discipline, willingness to adapt and to apply right policies and practices.

3. practices
– jgn tiap kali rapat yang dibicarain masalah melulu, try to talk about opportunity..
– mengembangkan semangat kewirausahaan
– cari unit2 perusahaan yang do better n do differently
– bikin open session ttg opportunity antara top management dan junior people from all division

4. structure
– menciptakan perilaku entrepreneurial, bukannya malah menghukum orang-orang seperti itu
– ada reward system dan incentive; tingkah laku yang berkembang adalah tingkah laku yang dikasih reward
kebanyakan orang yang diberikan reward adalah orang yang koneksinya banyak/baik (a.k.a ABS = Asal Bapak Senang), pdhl seharusnya yang direward adalah orang2 yang kreatif dan berani ambil risiko
– the entrepreneurial unit has to be organized separately from the old & existing
– there has to be a special locus for the new venture within the organization

5. measuring innovative performance
-Builds to each innovative project feedback from result to expectation.
– Develop a systematic review of innovative effort all together
– Judge the company’s total innovative performance against the company’s innovative objectives, against its performance and standing in the market, and against its performance as a business all together.

Building The Intrapreneurial Environment ( Gifford Pinchot III)

Freedom Factors
– Self-selection
orang harus milih sendiri, mau/ga, bukan karena ditunjuk
gunanya: menarik KOMITMEN
mis: job posting: umumkan ke employee/siapapun ttg lowongan kerja
– No hand-offs
kalo punya ide jgn cuma ditampung-tampung aja.. realisasikan !
– The doer decides
keleluasaan untuk memutuskan, ex: Chuck House, dia mutusin mw survei sendiri.. ga mesti nunggu2 orang marketing
– Corporate ‘slack’
cadangan (budget) untuk inovasi
– Ending the home-run philosophy
kalo punya filosofi homerun–> ga inovatif
maksudnya: hanya akan mukul kalo yakin bisa langsung balik ke home/base
so, pukul aja.. dari 10 kali pukul pasti ada 1 yang homerun.. 🙂
– Tolerance of risk, failure and mistakes
menyikapi kegagalan dengan optimis, to be able to return..
start small, mulai dengan proyek kecil aja tp banyak
– Patients money
– Freedom from turf-ness
– Cross-functional team
– Multiple options.

nb: yang 4 lagi ga gitu dijelasin..

Paradigma lama organisasi:
management terhadap 5M (man, machine, material, money, method)
model:

organisasi dianggap kayak “mesin”, SDM dianggap benda, sama dengan mesin dan material dsb

Paradigma baru organisasi:
management + LEADERSHIP
organisasi -> sbg masyarakat insani (human community)
model: (7S Mc.Kinsey)

Visi
arti: arah pergerakan (bukan tujuan)
Ciri-ciri visi yang baik:
-Memperjelas arah dan tujuan
-Mudah dimengerti dan diartikulasikan dengan baik
-Mencerminkan cita-cita yang tinggi, dan menetapkan standard of excellence
-Menumbuhkan inspirasi, semangat, kegairahan, dan komitmen
-Menciptakan makna bagi anggota organisasi
-Merefleksikan keunikan atau keistimewaan organisasi
-Menyiratkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh organisasi
-Kontekstual, dalam arti memperhatikan secara seksama hubungan organisasi dengan lingkungan dan sejarah perkembangan organisasi yang bersangkutan

ada yang menarik:
PROFIT –> Akibat dari melaksanak VISI dan MISI dengan benar..
jadi, visi yang baik itu tidak mencantumkan hal-hal seperti mendapatkan profit sebesar2nya..
visi ga bicara ttg uang, tp ttg idealisme..

Kuliah Maninov eps.9

Leave a comment

Cara melihat business opportunity: LOOK AT THE ENVIRONMENT ! –> business scanning
1. Liat trend sekarang apa -> referensi: Product Life Cycle
2. look at the structure (struktur industri)
3. 8 sumber inovasi menurut Drucker (klik di sini)

metode ngeliat business opportunity bisa dengan 3 dimensi (seperti di kuliah sblmnya) ato dengan positioning..

Analisis struktur industri

Michael Porter dengan bukunya “Competitive strategy”, menjelaskan ttg Elements of Industry Structure.

bagan elemen struktur industri Porter

Idea generation

Kalo mw ngembangin gagasan, ada 2 cara:

1. problem-solution; solve the problem with a product/service. Semua barang pada awalnya: problem solution, stelah itu, barulah ada proses penyempurnaan..

2. fortuitous scan; new product yang dimaksud adalah produk baru yang dikembangkan dari produk yang udah ada..

Kuliah Maninov eps.8

Leave a comment

ahaha.. maap ya, postingan kali ini pendek bgt.. soalnya di kelas rada2 ngantuk, jd agak2 ktinggalan gitu deh.

di maninov episode ini, we talked about innovation oppotunity. What should we do if we want to make a new business?
1. listen to your customer..
2. find problems
3. define the business –> by 3 dimensions method:
– sumbu x: customer groups -> siapa si pemakai
– sumbu y: technology alternative
– sumbu z: customer function -> apa  yang dicari orang
just define ur own business, produk bisa sama tapi bisnisnya bisa beda donk..
kebutuhan dan perubahan = menimbulkan peluang inovasi

selain belajar peluang inovasi, dibahas juga tentang Product Life Cycle (PLC).. intinya sih, suatu produk itu punya masa2:
– introduction: produk diperkenalkan ke pasar,, yah masih malu2 gitu deh.. ato bisa juga langsung menggebrak.
– growth: tahap pertumbuhan, pasar udah mulai jelas, namun pesaing udah mulai terlihat nee..
– maturity: tahap dimana pasar terlihat hampir jenuh, produk udah dikenal dan pesaing udah tersebar dimana-mana.. u need to innovate..
– decline: tahap jenuh.. produk udah mulai dilupakan (misalnya aja mesin tik di kota-kota besar)

gitu..

sampe disini dulu utk episode ini..